Just another WordPress.com site

Archive for the ‘Linux’ Category

Mengksekusi File Berekstensi *.sh pada linux

Dateng juga neh tulisan lanjutan tentang artikel linux,Pas waktu kul tadi dapet lagi nie ilmu baru buat otak-atik linux.
bagi temen-temen yang pna aplikasi buat linux yg berekstensi *.sh jangan buat binung buat nginstall na.ternyata mudah buat ngejalanin nya.
kalo file masih berbentuk *.rar ato *.tar.gz.bz2 eksrak dahulu filenya.setelah itu masuk dalam direktokri file tersebut
trus cari file INSTALL.sh atau biasanya configure.sh lalu ketikan perintah sh configure.sh atau ./configure.sh atau . configure.sh

kita juga bisa berkreasi sendiri dengan membuat shell script ato membuat perintah command line sendiri dengan file *.sh.
nah sekian dulu artikel kali ini,semoga bermanfaat artikel selanjutnya akan menyusul.

Iklan

Perintah Command Line

Linux merupakan sistem operasi turunan dari Unix. Hampir semua komponen yang berkenaan dengan perintah di dalamnya sama persis dengan sistem Unix. Di dalam sistem operasi Windows kita telah mengenal perintah-perintah DOS. Perintah DOS juga terdapat dalam sistem operasi Linux.Di dalam Linux semua perintah dasar yang digunakan adalah perintah Unix, perintah ini sering disebut Command Line atau perintah baris.Seperti pada sistem operasi Unix semua perintah yang di gunakan akan sangat sensitif dengan penggunaan huruf atau Case sensitive.artinya anda tidak dapat meggunakan sembarang huruf untuk maksud yang sama.Sebagai gambaran lihat prbedaan perintah berikut :

/HOME

/home

/Home

dalam sistem operasi linux ke-3 perintah tersebut di baca berbeda.sehingga kita harus teliti dalam penggunaan case sensitive.

Linux mempunyai pengorganisasian  file yg berbeda,setiap file dan direktori akan di kelompokan pada sebuah drive yg memiliki kedudukan tertentu.Kedudukan tersebut berkaitan dengan hak akses user untuk dapat menggunakan file atau direktory.tidak semua usr di dalam linux dpat mengakses semua  drive dalam komputer.kedudukan tertinggi pada linux adalah pada root.

Perintah command line di antaranya :

-> useradd       : Digunakan untuk membuat user baru pada linux.
contoh : ~# useradd [nama user baru]

->userdel -r          : memhapus user beserta direktori kerja yang dimiliki user tersebut.

-> groupadd    : Digunakan untuk membuat group baru pada linux
contoh :~# groupadd [nama group]

-> groupmod  : Digunakan untuk mengganti nama group
contoh :~# groupmod -n grip_baru grp_lama

-> passwd         : Digunakan untuk merubah password user
contoh :~# passwr user_name
ketikan password baru anda lalu maasukan password lama anda.

Manipulasi file

-> mkdir           : Digunakan untuk membuat direktori
contoh :~$ mkdir COBA

-> rmdir           : digunakan untuk menghapus direktori kosong.

-> touch           : Digunakan unuk membuat file kosong.
contoh ;~$ touch FILE_1

-> rm                 : Digunakan untuk menghapus file.
contoh :~$ rm FILE_1
rm dapat digukan untuk menghapus direktori beserta isi-isinya, tambahan attribut -r pada rm lalu nma direktori.

-> mv                : Digunakan untuk memindahkan file dari direktori lain.

-> rn                  : Mengganti nama file.

-> cp                 : Digunakan untuk mengkopi file/direktori.

Mengatur Hak Akses

-> chmod         : Digunakan unutk mengtur hak akses user, group, other  dengan file.
contoh : ~$ chmod –r-wx-x- nama_file
jika numeriknya chmod 431 nama_file
r = 4
w = 2
x = 1
3 baris pertama adalah milik user, 3 baris k3-2 adlah milik group, 3 baris terahir adalah milik other.
default file nilainya 644.
contoh :~$ chmod drwx-rw-x nama_file
sedangkan untuk menambahkan hak akses bisa menggunakan alpabet simbol (u) untuk user,(g) group, (o) other.(-) memberikan akses sedangkan (+) mencabut akses.
contoh :~$ chmod u-r nama_file

-> ls              : Digunakan untuk melihat isi direktori

-> cd            : Digunakan untuk keluar/masuk direktori

-> man        : Digunakan untuk melihat spesifik perintah shell
contoh :~$ man ls

-> cat           : Digunakan untuk melihat isi suatu file
contoh :~$ cat nama_file

-> clear       : Menghapus isi shell

-> history   : melihat akivitas perintah yang telah digunakan

-> chown    : merubah akses file terhadap group

-> find         : Digunakan untuk Mencari file
contoh :~$ find /home/user -name “T*T”
perintah diatas digun akan untuk mencari file yg berawalan huruf “T” dan berahiran “T” di direktori user.

Aduh pegel juga ternyata ni jari-jari,,berhubung udah malem dan mata semakin berat baenya kita lanjutin besok ja lagi ya artikelnya,,
semoga pembahasan kali ini bisa bermanfaat buat kita semua.

Koneksi speedy di Ubuntu

Sebenarnya cukup mudah untuk mengkoneksikan speedy di linux ubuntu.slah satunya menggunakan terminal.buka Applications->Accessories->Terminal.

Ketik ~$ sudo pppoeconf

ikuti langkah selanjutnya dengan menekan ” yes “.

lalu isikan username = <username anda>

dan isikan password = <password anda>

jika langkah diatas berhasil maka ketikan ~$ sudo pon dsl-provider (untuk memulai koneksi).

untuk memutus koneksi

~$ sudo poff dsl-provider

Nah sekarang anda sudah bisa berselancar sepuasnya..(jika berhasil).selamat mencoba.!!!!

%d blogger menyukai ini: